23 Oct 2018 Β· 1.856 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Bondowoso - Sebagai penerus bangsa yang berkualitas dan memiliki dedikasi tinggi, santri juga harus mampu menjawab tantangan global. Sebab itu, santri merupakan aset bangsa yang sangat dibutuhkan. Sehingga, mau tidak mau, santri juga penting kemampuan dalam penggunaan teknologi dan teknologi.
Pernyataan ini disampaikan oleh Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin saat menjadi inspektur apel akbar dalam rangka Hari Santri 2018. Kegiatan dipusatkan di Alun-alun Raden Bagus Asra (RBA), Kironggo Bondowoso Jawa Timur, pada Senin (22/10).
KH Salwa bercerita bahwa, dulu para santri dan ulama berjuang untuk merebut kemerdekaan Republik Indonesia, sebaliknya zaman yang berbeda. "Maka pada saat ini para santri harus berjuang keras untuk mengisi kebebasan dan pelaksanaan," katanya.
Pada momentum hari santri perlu ditransformasikan menjadi gerakan paham kebangsaan yang diisi dengan keagamaan. "Spirit nasionalisme bagian dari iman perlu terus digelorakan," ungkapnya. Islam dan ajarannya tidak akan terlaksana dengan baik tanpa udara tanah.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+