26 Oct 2018 · 1.635 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Sekitar 4.000 lebih warga Swedia menanam microchip yang berisi rincian tentang identitas mereka. Teknologi microchip tanam ini mempermudah penggunaan uang tunai, tiket, kartu akses dan bahkan akses media sosial.
Seperti dilansir dari Dailymail.co.uk, pada 24 Oktober 2018 kemarin, BioHax International adalah perusahaan yang berinovasi dalam proyek microchip ini sejak lima tahun lalu, dan telah menginspirasi Jowan Osterlund, mantan ahli tindik profesional.
Sebagian orang memiliki pendapat bahwa kemudahan yang diperoleh dari prosedur yang disebut "body-hackers" tidak akan beresiko terhadap data pribadi mereka. Perusahaan komputer Swedia dapat menggunakan microchip tangan sebagai tiket kereta.
SJ Rail, seorang operator kreta Swedia pada bulan Juni 2017 lalu, mengumumkan bahwa sekitar 100 orang menggunakan microchip untuk membayar tiket perjalanan mereka.
Sementara microchip yang ditanam tangan mereka dapat memiliki tiket mereka dimuat langsung ke
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+