26 Oct 2018 Β· 1.226 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID | Aceh - Siswa SMK harus mampu menjawab tantangan global dan bersaing menghadapi era ekonomi digital yang semakin canggih dan ketat, terutama dalam mengisi dunia usaha dan industri (DUDI) baik di tanah air maupun manca negara.
Hal itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh, Muslem Yakob, S.Ag, M.Pd, atas nama Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Syaridin, S.Pd, M.Pd, saat membuka giat Palang Merah Remaja (PMR) yang dirangai dengan workshop karya inovasi siswa, Kamis (25/10/18) malam, di Banda Aceh.
"Saat ini cukup banyak perusahaan di Indonesia mencari lulusan sekolah vokasi dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut," ujar Muslem.
Dari itu, katanya, yang paling penting dari kegiatan giat PMR dan workshop karya inovasi ini adalah peserta bisa menambah ilmu dan pengalaman, meningkatkan wawasan, pemahaman, peluang dan tantangan diluar yang akan dihadapi setelah lulus dari SMK.
"Hal ini sejalan dengan tema yang diusung pada kegiatan ini yaitu membangkitkan semangat berinovasi generas
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+