29 Oct 2018 · 1.491 dibaca · Internasional
LADUNI.ID,JAKARTA - Mantan Wakil Kepala Badan Intelijen Negara, Asad Said Ali, menyampaikan jika Hizbut Tahrir berkembang dan diberi izin di Amerika Serikat dan Inggris. Dia menganalisa, HT (di Indonesia dikenal HTI) bisa jadi dimanfaatkan negara Barat untuk kepentingan tertentu di negara Islam atau berpenduduk mayoritas Muslim. Dia mendasarkan analisanya itu pada dibiarkannya HT bercokol di Amerika dan Inggris, negara representasi Barat.
"Ini yang harus dicermati," kata Asad saat berbicara dalam seminar dan bahtsul masail kebangsaan bertema 'Manhaj Beragama ala Walisongo Perekat Persaudaraan Islam dan Persatuan Nasional', di Masjid Agung Sunan Ampel, Surabaya, Jawa Timur sebagaimana dilansir muslimmoderat.net
Dia menambahkan, dunia Barat memiliki peran dalam isu seputar radikalisme dan terorisme internasional. Keberadaan Osama bin Laden sebagai pendiri Al-Qaeda di era 1990-an, kata dia, juga tidak lepas dari peran Amerika dan sekutunya di Arab.
"Al-Qaeda yang bikin bukan Amerika, tapi Osama bin Laden. Tapi semua paham, Osama it
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+