29 Oct 2018 · 2.678 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Padang - Indonesia adalah negara Pancasila. Dari pernyataan tersebut, sudah jelas gagasannya bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah harga mati. Jika ada yang berniat merubahnya maka di situlah kader PMII harus siap menjelaskan.
Demikian terungkap dalam Dialog Bersama Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (27/10 malam di Kantor PW NU Sumatera Barat dalam rangka memeriahkan Hari Santri dan Sumpah Pemuda.
"Dialog refleksi Hari Santri dan Sumpah Pemuda dilaksanakan dalam rangka menambah kecintaan kader PMII terhadap NKRI", tutur Sumbar Rodi Indra Saputra, Ketua Umum PKC PMII Sumbar. Dialog bertema Peran Kader PMII selaku Santri yang menjaga keutuhan NKRI.
Menurutnya, dengan pemaparan sejarah hari santri ini, tentunya kader PMII paham bahwa Hari Santri ditetapkan sebagai salah satu bukti perjuangan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Dari sisi mahasiswa, kader PMII tentu tidak boleh melupak
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+