Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hubungan antar warga negara

Inilah Penjelasan Hukum tentang Meminjamkan Barang Pinjaman

31 Oct 2018 · 9.448 dibaca · Hubungan antar warga negara

PERTANYAAN :

Assalamualaikum, Hukumnya Barang pinjaman di pinjamankan lagi, Atas jawabannya trima kasih..,...

 

JAWABAN :

1. Wa'alaikumussalaam ,

- Dalam Syarh Mahalli & Qalyubi 8/447-449

فَيُعِيرُ مُسْتَأْجِرٌ لَا مُسْتَعِيرٌ عَلَى الصَّحِيحِ 

قَوْلُهُ : ( لَا مُسْتَعِيرٌ ) أَيْ بِغَيْرِ إذْنِ الْمُعِيرِ وَإِلَّا فَتَصِحُّ

Orang yang menyewa boleh meminjamkan, orang yang meminjam tidak boleh, menurut pendapat yang shahih, ucapan mushannif 'orang yang meminjam tidak boleh'maksudnya tanpa seijin orang yang memberi pinjaman, jika seijinnya maka hukumnya sah (boleh)

- dari kitab Fathul Mu'in:

ولا يجوز لمستعير إعارة عين مستعارة بلا إذن معير

tidak boleh bagi peminjam meminjamkan benda yang dipinjam tanpa ijin orang yang meminjami.

Keterangan, dalam kitab:

Ta'bir I'anahnya 3/129:

قوله ولا يجوز لمستعير إعارة عين ) أي لأنه لا يملكها وإنما يملك أن ين

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →