05 Nov 2018 Β· 636 dibaca · Aswaja
LADUNI, ID. DEPOK - Sedikitnya 800 jamaah warga NU (Nahdliyin-red) dari perwakilan santri, ustadz, kiyai dan Pengurus MWC NU Kecamatan Cipayung larut dalam kekhusukan. Mereka menghadiri acara Mengagungkan Kalimat Tauhid dengan Tahlil, Dzikir dan Maulid. Hal itu dibenarkan Ketua MWC NU Kecamatan Cipayung KH. Ahmad Furqon.
Menurutnya, dalam mengagungkan kalimat tauhid bukan dalam bentuk tulisan saja. Namun, lanjutnya, mengucapkan, menghayati makna, mengamalkannya sebagai bagian ibadah dalam kehidupan sehari-hari. "Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para kiyai, yaitu bagaimana mengagungkan dan memperkuat kalimat tauhid (la ilaaha illallah-red) diaplikasikan dalam acara tahlilan, dzikiran dan Maulid Nabi Muhammad SAW,"ujarnya seusai acara Mengagungkan Kalimat Tauhid Dengan Tahlil, Dzikir dan Maulid Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa. Masjid Al-Ittihad, Pondok Terong, Cipayung.
Pengasuh Pondok Pesantren Rahmaniyah tersebut mengungkapkan bahwa acara tersebut sebagai pengingat, peneguhan kembali tradisi dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+