06 Nov 2018 · 1.598 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Menurut Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi yang terlibat dalam perang saudara di Yaman “tidak tahu bagaimana menggunakan” bom buatan AS ketika mereka meledakkan sebuah bus sekolah yang menewaskan puluhan anak kecil Yaman pada Agustus lalu.
Pada wawancara yang dengan “Axios on HBO” di disiarkan pada Ahad (4/11), dia menggambarkan bahwa serangan udara pada 9 Agustus yang menewaskan sedikitnya 51 orang, termasuk 40 siswa sekolah dasar, itu sebagai “pertunjukan horor” yang menunjukkan bahwa senjata itu “tidak dioperasikan oleh orang-orang AS.”
“Kami tidak melakukan itu. Orang-orang kami adalah operator terbaik di dunia … Itu pada dasarnya orang yang tidak tahu cara menggunakan senjata, yang mengerikan,” terangnya.
Selan itu, wawancara yang disiarkan empat hari setelah pemerintahan Trump menuntut gencatan senjata dan dimulainya perundingan politik pimpinan PBB untuk mengakhiri konflik Yaman. Me
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+