Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Membangun literasi Menakar Hoaks

14 Nov 2018 Β· 1.691 dibaca · Kolom

LADUNI. ID, KOLOM- Setelah hebohnya berbagai kasus penghakiman massa, barulah pemerintah India menekan WhatsApp untuk melakukan pertanggungjawaban. 

Pemerintah India bahkan mendesak WhatsApp untuk membuka akses pemerintah untuk memantau isi perbincangan masyarakat untuk melacak alur persebaran berita palsu.

Solusi tersebut tentu sangat bermasalah. WhatsApp menolak tuntutan pemerintah tersebut, dan menyatakan bahwa mereka berniat untuk berfokus pada pendidikan literasi pengguna.  

Mereka iklan satu halaman penuh di Koran-koran India, yang berisi panduan mengidentifikasi hoaks dan berita palsu, serta membuka hibah penelitianbagi akademisi yang ingin mempelajari isu misinformasi.

Selain itu, WhatsApp juga menyadari permasahan distingsi antara “penyebar berita” dan “sumber berita”. Salah satu upaya mereka adalah dengan melabeli pesan yang di-forward. 

Mungkin fitur ini tampak sederhana, namun ia adalah sebuah ikhtiar untuk membantu pengguna memilah antara pesan personal dan pesan

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →