16 Nov 2018 · 2.159 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, Rembang - Aksi bully murid terhadap guru atau pendidik menjadi keprihatinan kalangan pengasuh pesantren, bahkan beberapa waktu yang lalu muncul di Kendal Jawa Tengah bentrok antara guru dan murid meski disinyalir hanya sekedar bergurau.
Menurut penilaian Pengasuh Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang KH Najih Maimoen, perlunya menata ulang kurikulum pendidikan. Menurutnya, ada dampak negatif dari kurikulum pemerintah terhadap budaya pesantren, yakni semakin memudarnya keikhlasan bertalabul ilmi dan khidmah kepada ahlul ilmi.
KH Najih mengungkapkan hal tersebut saat memberikan pembekalan kepada alumni, Himpunan Alumni Al-Anwar (HIMMA) yang menggelar halaqah ilmiah dengan "Mengupas pendidikan keagamaan di zaman sekarang untuk pesantren dan masyarakat".
Adapun kegiatan ini berlangsung pada Rabu (14/11) dan bertempat di Mushalla Komplek Mathla'ul Anwar Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang dan diikuti oleh sekitar 1500 peserta yang berasal dari para alumni dan muhibbin.
“Terkikisnya sikap tawadlu, andap asor, nurut kepada
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+