Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Ali Hasjmy #15Β  : Sosok Penyair Islam dan Kebangsaan Indonesia

24 Nov 2018 Β· 6.184 dibaca · Islam Nusantara

LADUNI.ID, ULAMA- Ketika umurnya menginjak usia 50 tahun, Ali Hasjmy kuliah di Fakultas Hukum, Universitas Islam Sumatra Utara, Medan tahun 1952—1953.

Kebangkrutan usaha ayahnya menghentikan belajar di perguruan tinggi itu. Namun, sejak itu kariernya sebagai pengarang dimulai dengan menulis untuk beberapa majalah di Jakarta dan Medan seangkatan dengan Hamka, OR Mandank, dan A. Damhuri.

Namanya semakin dikenal sebagai penyair dan penulis cerpen melalui majalah Panji Islam, Pedoman Masyarakat dan Angkatan Baru. Beberapa nama pena dipilihnya, seperti Al Hariri, Asmara Hakiki, dan Aria Hadiningsun. Pemakaian nama pena pada saat itu amat biasa dan merupakan kelaziman.

Sebagaimana berlaku pula untuk Amir Hamzah, Armijn Pane, dan Hamka. Tahun 1936 terbitlah kumpulan sajaknya Kisah Seorang Pengembara dan pada tahun 1938 kumpulan sajak Dewan Sajak. Kedua kumpulan sajak itu terbit di Medan tanpa menghasilkan imbalan yang berarti.

Baru pada tahun 1939 ia memperoleh imbalan yang layak dari dua novelnya, yakni Bermandi Cahaya Bulan (1938) dan Melal

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →