26 Nov 2018 · 2.422 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, IPTEK- Orang yang sangat peka terhadap rasa pahit dari kopi justru dapat mengonsumsi lebih banyak kopi. Demikian kesimpulan dalam studi yang terbit di jurnal Scientific Reports, Kamis (15/11/2018).
Kegemaran dan sensitivitas terhadap rasa pahit kopi bukan cuma soal selera. Namun, susunan genetik juga berperan besar.
"Anda mungkin berpikir orang yang sangat peka dengan rasa pahit akan meminum lebih sedikit kopi," kata peneliti senior Marilyn Cornelis, asisten profesor pencegahan obat dari Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern, Chicago sebagaiamana dilansir kompas.com.
"Ternyata hasil yang kami temukan berlawanan dengan pendapat itu. Konsumen kopi yang memiliki kemampuan untuk mendeteksi pahitnya kafein justru dapat menggali sisi positif dari kafein dan cenderung jadi penggemar kopi," imbuhnya.
Dengan kata lain, orang-orang yang memiliki kemampuan tinggi untuk merasakan kepahitan kopi, terutama rasa pahit yang berbeda dari setiap kafein, belajar untuk mengasosiasikan berba
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+