27 Nov 2018 Β· 1.761 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI.ID, IPTEK- Tak berapa lama setelah dipublikasikan video oleh He Jiankui, seorang profesor pada universitas Southern University of Science and Technology (SUST) di Shenzhen yang berisi tentang DNA dua bayi kembar yang diberi nama "Lulu" dan "Nana" diubah melalui metode yang disebut CRISPR. Gen kedua bayi itu setelah melewati "pengeditan" yang mencegah embrio terjangkit HIV. Ia menambahkan, ayah kedua bayi kembar itu mengidap HIV.
Pasca publikasi tersebut Universitas SUST mengeluarkan pernyataan akan segera memulai investigasi, sambil menyebut prosedur itu "pelanggaran serius terhadap etika dan standar akademik." SUST juga menambahkan, He Jiankui sekarang berada dalam masa cuti tanpa gaji sejak Februari lalu.
Pakar biokimia AS Jennifer Doudna, yang menciptakan metode CRISPR mengatakan, jika terbukti, langkah He melanggar cara pendekatan transparan yang disetujui komunitas sains dan melanggar prosedur penggunaannya.
Langkah revolusioner?
Video yang dipublikasikanny
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+