28 Nov 2018 · 6.397 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID - Kafir bentuk isim fail, asal kata dari kafara yakfuru kufran. Secara etimologi (bahasa), al-Kufr bermakna as-satr wa at-taghthiyyah (tutup). Malam juga boleh disebut dengan kafir (yang menutupi), karena dengan kegelapannya menutupi segala sesuatu.
Syaikh Ali bin Muhammad al-Khazin mengatakan :
واصل الكفر في اللغة الستر والتغطية ومنه سمي الليل كافرا لانه يستر الاشياء بظلمته قال الشاعر : في ليلة كفر النجوم غمامها
“ Asal kata Kufr dalam bahasa bermakna tutup dan penutup, dari makna itu malam juga disebut kafir (yang menutupi), karena malam menutupi berbagai benda dengan kegelapannya. Seorang penyair berkata, “ Di suatu malam, kegelapannya menutupi bintang “. ( Lubab at-Ta’wil fi Ma’ani at-Tanzil, al-Khazin, : 1/31 (Beirut Dar al-Fikr 1989)
Ibnul Atsir mengatakan :
أصل الكفر تغطية الشيء تغطية تستهلكه
“ Asal makna kufr adalah menutupi sesuatu dengan penutupan yang merusak “ (An-Nihayah : 807)
Ar-Rafi’i mengatakan :
قال الفارابي وتبعه الجوهري :
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+