LADUNI.ID, HIKMAH- Ada salah persepsi kala kita mendengar kata tawakal. Tawakal kadang identik dengan menyerahkan segala sesuatunya tanpa adanya usaha sedikitpun.
Padahal tawakal adalah sesuatu yang proses awalnya dimulai dengan sebuah ikhtiar. Tak sebatas ikhtiar biasa, namun sebenar-benarnya ikhtiar.Jika tawakal telah melalui proses yang benar, maka tawakal akan memiliki fadilah sebagai sebab diturunkannya rezeki.
Para ulama telah menjelaskan makna tawakal secara jelas. Diantaranya adalah Imam Al-Ghazali. Ia berkata , "Tawakal adalah penyandaran hati hanya kepada wakil (yang ditawakali) semata". (Ihya' Ulumid Din, 4/259)
Sementara Al-Allamah Al-Manawi dalam Faidhul Qadir berpendapat jika tawakal adalah menampakkan kelemahan serta penyandaran (diri) kepada yang ditawakali.
Berkomentar soal tawakal, Al-Mulla Ali Al-Qari berkata,"Hendaknya kalian ketahui secara yakin bahwa tidak ada yang berbuat dalam alam wujud ini kecuali Allah, dan bahwa setiap yang ada, baik makhluk maupun rezeki, pemberian atau pelaran
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+