03 Dec 2018 Β· 1.468 dibaca · Kolom
LADUNI.ID | KOLOM
Di banyak forum yang dihadiri warga NU, Prof. Dr. KH. Ma'ruf Amin mengimbau bahwa pencalonan dirinya sebagai Cawapres adalah "Cancut Taliwondo" atau pertaruhan harga diri NU. Hal ini dianggap logis lantaran posisi Kiai Ma'ruf di struktur NU adalah sebagai Rais 'Aam, yakni pimpinan tertinggi. Singkatnya, kemenangan beliau akan menjadi kemenangan NU, dan kekalahan beliau juga tentu bisa ditafsirkan sebagai kekalahan NU.
Imbauan bernada fatwa ini ditangkap oleh warga NU dengan semakin menggeliatnya semangat untuk bersatu padu dalam satu barisan. Ada banser yang membakar bendera HTI, diagitasi oleh kelompok "islam politik" secara habis-habisan, tapi ternyata warga NU pasang badan dalam satu suara tagar #kamibersamabanser.
Para pemikir dari anak-anak muda NU pun tak ketinggalan memberikan pembelaan dan argumentasi. Dari tulisan-tulisan yang membenarkan pembakaran ketimbang diinjak atau diletakkan di tempat tak terhormat, lalu secara terbuka men-declare perlawanan terhadap segala bentu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+