07 Dec 2018 Β· 1.535 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta – Sebagaimana diberitakan oleh salah satu media di AS menyatakan, ada kemungkinan Qatar akan keluar dari Dewan Kerjasama Teluk (GCC).
Bloomberg menyatakan, keluarnya Qatar secara mendadak dari OPEC memunculkan sejumlah pertanyaan. Di antaranya adalah apakah langkah ini merupakan pendahuluan untuk keluarnya Doha dari GCC?
Selain itu, Bloomberg juga menulis bahwa jika Qatar keluar dari GCC, hal itu akan membuat orang-orang Saudi marah dan menempatkan mereka dalam posisi sulit.
Bahkan, Qatar disebut Bloomberg telah mengajukan sejumlah alasan keluar dari OPEC, setelah menjadi anggota organisasi ini selama 27 tahun. Alasan-alasan yang sama juga bisa digunakan untuk menjustifikasi keluarnya Doha dari GCC.
Adapun situs ini adalah mengutip pernyataan Hamad bin Jasim (mantan PM Qatar), yang pernah berkata bahwa OPEC tidak membawa manfaat bagi Qatar dan justru merugikannya.
“Ini justifikasi yang sangat kuat terkait kondisi di GCC. Apalagi di antara anggota GCC, ada dua negara (Saudi dan UEA) yang selama 18 bula
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+