08 Dec 2018 Β· 2.161 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID, Tangerang Selatan - Mengutip hasil penelitian Howard M Federspiel, Dosen Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir UIN Jakarta Hasani Ahmad Said mengatakan, ada 48 karya tafsir populer yang ditulis oleh ulama Nusantara dari dulu hingga kini.
Dalam penilaian Hasani, karya-karya tafsir ulama Nusantara itu disebarkan melalui dua jalur. Pertama, melalui aktivitas pengajian. Aktivitas ini dipraktikkan di pesantren dan sudah berlangsung ratusan tahun yang lalu. Bahkan sebelum masa penjajahan. Salah satu karya tafsir yang diajarkan adalah kitab Tafsir Jalalain. Uniknya, model pengajaran dan kitabnya masih diajarkan hingga hari ini.
“Maka dari itu keterpengaruhan terhadap karya-karya ulama tafsir Nusantara juga sangat berperan di situ. Memasukkan baik itu referensi maupun cara menafsirkan Al-Qur’an,” terang Hasani di Islam Nusantara Center (INC), Ciputat, Tangerang Selatan, Sabtu (8/12).
Sementara itu, yang kedua adalah melalui jalur penulisan. Hasani berpendapat, pada abad ke-16 ulama Nusantara sudah mulai menulis tafsir. Adalah Hamzah Fan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+