23 Dec 2018 Β· 3.242 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID - Pada acara pembukaan Kongres IPNU-IPPNU 2018 (22/12) di Ponpes KHAS Kempek, Cirebon KH. Musthofa Aqil siradj selaku pengasuh sekaligus tuan rumah perhelatan itu mengatakan dalam pidato sambutannya;
“Kita harus mengerti NU, mengetahui bagaimana NU. Walaupun banyak masalah NU tetap hidup, disingkirkan tetap bangkit dan tetap berdiri. Dulu ketika nabi sebelum meninggal, banyak sahabat yang membela nabi meninggal. Kebanyakan dari yang hidup adalah musuh semua”.
Nabi pun bertanya kepada Allah kenapa? Dan Allah menjawab, “Agar engkau tidak bergantung kepada manusia, bergantung lah kepada Allah.”
IPNU-IPPNU bukanlah organisasi biasa melainkan adalah bibit unggul dari generasi penerus bangsa Indonesia.
Senada dengan KH. Mustofa Agil Siradj, Rekan Drs. Zainut Tauhid Alumni Nasional IPNU menyampaikan, "Radikalisme yg marak berkembang di perguruan tinggi dan sekolah-sekolah itulah tantangan pengkaderan kita, inilah tantangan kita di NU yang sangat berat selain di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+