23 Dec 2018 · 1.880 dibaca · NU Peduli
LADUNI.ID, Jakarta - Gelombang tinggi yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam, mengejutkan warga Banten di Anyer dan Lampung Selatan di Provinsi Lampung yang mengakibatkan korban jiwa dan material
Menurut keterangan otoritas setempat Gelombang tinggi yang menyebabkan tsunami terjadi di Selat Sunda, Sabtu (22/12) sekitar pukul 21.27 WIB. Erupsi gunung api dari Gunung Anak Krakatau itu diduga menyebabkan guguran material yang jatuh ke lautan dan akhirnya mengakibatkan gelombang tinggi.
Menurut Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengungkapkan, korban meninggal dunia akibat tsunami yang melanda wilayah pantai di sekitar Selat Sunda bertambah menjadi 43 orang. Sementara 584 orang mengalami luka-luka, 2 orang hilang, dan 430 rumah rusak.
Daerah yang terdampak adalah permukiman dan kawasan wisata di sepanjang Pantai seperti Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.
Di Lampung Selatan, 7 orang meninggal dunia, 89 orang luka-luka dan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+