Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel

Wafatnya Karya Sastra

24 Dec 2018 Β· 1.389 dibaca · Artikel

LADUNI.ID - Setiap daerah, wilayah dan negara, memiliki karya sastra, baik; sastra lisan (ada menganggap tradisi lisan), atau sastra tulis.

Dan ketinggian karya sastra di masing-masing daerah atau negara, dipengaruhi oleh sejauh mana para sastrawannya bergumul dengan kondisinya dan pembacaannya terhadap suatu peristiwa, serta bagaimana para kritikusnya bekerja sebagai Kritikus yang sebenarnya.

Karya sastra menjadi tidak laku, bahkan ditelan bumi, bila para; penulis, pembaca, dan kritikus sastra tidak lagi berperan sebagaimana mestinya. Atau negara (pemerintah) yang juga tidak peduli perkembangannya, bahkan justru menenggelamkannya, dengan cara tidak menghargai para sastrawannya dan karya sastranya.

Ketidak kekalan sastra, juga, karena tidak merawat bahasanya sebagai media sastra, hilangnya bukan hanya dipengaruhi oleh sebuah moderniasi, tapi kadang ada unsur kesengajaan, ini yang terjadi dengan tulisan bahasa Melayu, yang juga berdampak pada sastranya. Seperti kata Maman, bahwa kesusastraan Melayu yang ditulis dengan huruf Jawi (Pegon) yang tumbuh sem

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →