25 Dec 2018 · 1.494 dibaca · Internasional
LADUNI. ID, WASHINGTON -- Salah seorang juru bicara Gedung Putih, Hogan Gidley mengatakan, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengundang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengunjungi Turki pada 2019 mendatang.
Undangan itu disampaikan tak lama setelah Trump memutuskan menarik mundur pasukannya dari Suriah.
"Sementara belum ada kepastian yang direncanakan, Presiden Trump terbuka untuk pertemuan potensial tahun depan," ujar Juru Bicara Gedung Putih Hogan Gidley dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Reuters, Selasa (25/12).
Kedua sekutu NATO telah mengahadapi isu-isu utama, di antaranya konflik Suriah. Trump memutuskan menarik pasukan AS di Suriah. Trump menilai perlawanan terhadap ISIS telah berakhir.
Isu lain yakni soal pembunuhan jurnalis Saudi yang tinggal di AS Jamal Khashoggi yang tewas di konsulat Saudi di Istanbul. Trump tetap ingin mempertahankan hubungan dengan Saudi. Sementara Turki menyeru penyelidikan internasional.
Dalam perbincangan melalui telepon pada Ahad lalu, Trump dan Erdo
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+