27 Dec 2018 · 2.244 dibaca · Tekno & Disruption
LADUNI. ID, TEKNO - Ojek online (ojol) menjadi fenomena hangat perdebatan antara solusi dan pemenuhan kebutuhan masyarakat. Khalayak menganggap bahwa kehadiran ojol ini membuat praktis, karena untuk pergi ke suatu tempat menjadi lebih mudah.
Tetapi, menurut Direktur Keamanan dan Keselamatan Korlantas Polri, Brigjen Pol Chryshnanda Dwilaksana dilihat dari sudut keselamatan maka roda dua paling rentan dan tingkat fatalitas korban kecelakaanya juga cukup tinggi. Bahkan paling tinggi dibandingkan dengan kendaraan bermotor lainnya.
Berbagai pembenaran digelorakan mulai dari kepentingan kehidupan sampai alternatif transportasi. Tatkala itu semua dilakukan maka lalu lintas bukan lagi sebagai urat nadi kehidupan.
"Jalan raya yang digunakan sebagai lalu lintas ini merupakan urat nadi kehidupan, karena suatu masyarakat dapat hidup tumbuh dan berkembang jika ada produktivitas," ujar Chryshnanda dalam siaran resmi.
Jenderal bintang satu itu menambahkan kalau produktivitas itu dihasilkan dari aktivitas yang dilakukan mel
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+