27 Dec 2018 · 2.507 dibaca · Kolom
LADUNI. ID, KOLOM, PERBEDAAN itu merupakan sunnatullah dan merupakan fenomena yang tidak dapat dielakkan dalam kehidupan ini. Hal ini juga terjadi di setiap elemen kehidupan termasuk dunia politik yang kini sedang membooming baik dalam pemilihan calon legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden (pilpres).
Menyikapi perbedaan itu membutuhkan kedewasaan kecerdasan emosional (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ) dengan memanfaatkan kekuatan kekuatan pikiran bawah sadar atau yang dikenal dengan suara hati ( God Spot). Kedewasaan ini bukan hanya sebatas teori namun implementasinya.
Kita tidak ingin mereka yang selama ini hanya pandai beretorika di atas mimbar namun saat berbeda pandangan politik kembali menjadi tidak “baligh” alias dewasa bahkan melakukan hal yang diluar konteks ukhuwah dan persaudaraan.
Hal yang miris kita lihat yang sebagian dilakoni oleh orang terpelajar bahkan tokoh agamawan yang ikut terseret ke dalam arus hoaksisme di medsos juga ikut "mencela" lawan politik dalam konteks kampanye hitam (
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+