Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Fenomena Selfie dan Tingkatan Kejiwaannya

28 Dec 2018 Β· 2.290 dibaca · Kolom

LADUNI. ID, KOLOM- Berfoto atau selfie awalnya dianggap sebagai kegiatan yang asyik sebab sifatnya bisa menjadi 'penyimpan kenangan' jika dilakukan bersama kerabat atau keluarga. Namun, selfie bisa menjadi tanda masalah kejiwaan jika dilakukan secara berlebihan atau salah tempat.

Sebab, belum lama ini jurnalis asing dari The Guardian menuliskan tentang pengunjung yang asyik selfie di lokasi bencana tsunamin Banten-Lampung. Salah satu korban yang melihat hal tersebut merasa kecewa atas sikap mereka. Psikolog menilai, ini bisa jadi tanda kurangnya empati seseorang.

Selain itu, berikut masalah kejiwaan yang kerap kali dikaitkan dengan selfie, salah satunya dikenal dengan sebutan Selfistis.

Kalau merasa ada yang kurang saat belum mengunggah foto selfie ke media sosial, bisa saja kamu mengidap selfistis. Istilah ini muncul pertama kali para tahun 2014 saat kegiatan selfie dijadikan sesuatu yang wajib dilakukan.

Peneliti dari Nottingham Trent University dan Thiagarajar School of Management, India menemukan tingkatan dalam

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →