LADUNI.ID - Seringkali kita saksikan berbagai pertunjukan tembang-tembang cinta untuk Rasul saw, dengan berbagai apresiasi, ekspresi dan aksi, bahkan akhir-akhir ini ritme-ritme musik yang mengirinya cukup bervariasi baik dari kelas bawah (tradisional) dengan menggunakan hadrah, sampai kelas atas (modern) yang tidak ada bedanya dengan musik-musik rock, jaz, pop dan rock ‘n roll seperti menggunakan dram, gitar, piano dan lainnya. Ada juga, entah, kelas apa namanya yang tidak menggunakan alat-alat musik, mereka hanya asyik masyuk dengan suara-suara merdunya.
Saya sendiri cukup kagum dan merinding ketika mereka asyik menembangkan, melagukan, mendendangkan lagu-lagu cintanya pada sang Rasul saw, dan memang seharusnya ungkapan-ungkapan itu terus mengalir dari umatnya, karena ia adalah manusia luar biasa yang harus diteladani, disanjung dan bahkan seluruh aktivitasnya terekam dalam jiwa-jiwa mereka.
Suatu hari Urwah AL-Tsaqafi, salah seorang utusan Makkah melaporkan kepada kaumnya, “Orang Islam itu luar biasa! Demi Allah, aku pernah menjadi utusan me
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+