01 Jan 2019 · 6.996 dibaca · Internasional
LADUNI. ID, INTERNASIONAL- Kasus warga yang terjangkit infeksi Bisul atau borok Buruli yang disebabkan oleh bakteri pemakan daging di negara bagian Victoria, Australiapp selama empat tahun terakhir meningkat hampir empat kali lipat.
Otoritas kesehatan Victoria mencatat sepanjang tahun 2018 ada sebanyak 338 orang warga terinfeksi penyakit borok parah.
Borok tersebut dimulai sebagai benjolan kecil tanpa rasa sakit pada kulit.
Selama beberapa minggu, benjolan itu akan membengkak menjadi tonjolan merah yang jauh lebih besar dan lebih jelas.
Akhirnya, kulit akan pecah terbuka, memperlihatkan luka mentah dan berisi nanah yang terus tumbuh.
Begitulah proses terbentuknya borok atau ulkus Buruli, akibat bakteri pemakan daging yang menginfeksi ratusan warga Victoria.
"Itu benar-benar menakutkan," kata seorang mahasiswa Jacinta Mazzarella.
"Saya benar-benar khawatir saya akan kehilangan anggota tubuh," imbuhnya.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+