03 Jan 2019 · 5.673 dibaca · Artikel Keagamaan
LADUNI.ID - Sumber utama hadis adalah Nabi Muhammad SAW. Ucapan, perilaku, sifat-sifat dan takrir Nabi SAW., itulah namanya hadis. Keberadaan hadis dalam hubungannya dengan al-Qur'an adalah sebagai penafsir al-Qur'an. Itulah sebabnya para ulama merumuskan kaedah bahwa di antara syarat bagi seorang penafsir al-Qur'an adalah harus mengerti hadis dan ilmu hadis. Allah SWT menegaskan:
وانزلنا اليك الذكر لتبين للناس ما نزل اليهم ولعلهم يتفكرون
Dan Kami turunkan adz-Dzikr (al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) agar engkau menjelaskan kepada manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan agar mereka memikirkan. (QS. An-Nahl, 16: 44).
Bahkan ada ulama berpendapat bahwa al-Qur'an lebih banyak memerlukan hadis daripada hadis memerlukan al-Qur'an, sebab banyak ayat al-Qur'an belum jelas maksudnya kecuali ada penjelasannya dari hadis.
Imam as-Suyuthi dalam al-Itqan fi 'Ulum al-Qur'an mengutip pendapat Ibnu Abbas, bahwa ayat-ayat al-Qur'an dipetakan dalam 4 macam:
1. Ayat-ayat al-Qur'an yang semua orang tahu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+