03 Jan 2019 Β· 1.268 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, Jakarta - Rezim Israel dilaporkan berencana memperburuk kondisi penahanan warga Palestina dengan adanya larangan memasak, pembatasan kunjungan dan penggunaan air.
Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan, mengumumkan rencana ini pada hari Rabu (2/1). “Memperburuk kondisi penjara bagi teroris diperlukan untuk menciptakan pencegahan dan untuk memenuhi kewajiban moral kita kepada para korban teror dan keluarga mereka,” katanya.
Sebagaimana dilaporkan oleh Jerusalem Post, di bawah aturan baru ini, para tahanan tidak bisa lagi memasak untuk diri sendiri di dalam sel. Menteri Erdan mengklaim, hak memasak ini memberikan keuntungan yang tidak adil bagi tahanan yang seharusnya menerima makanan apa pun yang disajikan kepada mereka.
Dalam hal itu, peralatan memasak akan disita dan “uang kantin” yang dikirim oleh organisasi HAM dan kerabat tahanan akan dikurangi secara drastis.
Sementara itu, aturan pembatasan air, Erdan mengklaim para tahanan Palestina menggunakan air berlebihan, atau “lima kali atau
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+