03 Jan 2019 · 5.299 dibaca · Iptek & Pendidikan
LADUNI. ID, IPTEK- Menteri Pendidikandan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan, semangat multikulturalisme membuka ruang untuk saling menghargai setiap perbedaan meskipun ada ketidaknyamanan. Dia menambahkan, membiasakan diri hidup dalam keberagaman penting dilembagakan di lingkungan pendidikan. Dan ini harus menjadi tanggungjawab sosial para pendidik.
Pernyataan di atas diungkapkan menteri Muhadjir di depan peserta Hari Studi Majelis Nasional Pendidikan Katholik di Hotel Horisson, Jayapura, Sabtu siang (24/11/2018).
Kegiatan ini dihadiri 300 peserta yang merupakan perwakilan dari Majelis Pendidikan Katholik dan Lembaga Pendidikan Katholik se-Indonesia dari 37 keuskupan. Pertemuan tahunan kali ini mengangkat tema “Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Multikultur Menuju Peradaban Kasih”.
Menteri Muhadjir menegaskan,
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+