Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Serial Edukasi

Haruskah Berhenti Minum Kopi saat Menderita Kecemasan?

08 Jan 2019 · 1.384 dibaca · Serial Edukasi

 

LADUNI.ID,EDUKASI- Sebagai salah satu minuman primadona, kopi ternyata menyimpan efek samping yang membuat tubuh tidak nyaman.

Minum kopi berlebihan bisa menyebabkan kegelisahan dan jantung berdetak kencang. Dengan kata lain, kopi dapat memberi gejala yang sama dengan para penderita kecemasan.

Gangguan kecemasan merupakan salah satu penyakit mental yang umum kita jumpai di kalangan masyarakat.

Bahkan, di Amerika, penyakit mental ini adalah hal umum. Jajak tahunan yang diprakarsai oleh American Psychiatry Associationmembuktikan, 39 persen responden merasa lebih cemas daripada tahun lalu.

Kabar buruknya, minum rata-rata 3 cangkir kopi sehari akan memperburuk gejala kecemasan.

Mary Margaret Sweeney, selaku instruktur di Unit Penelitian Farmakologi Perilaku Kedokteran Johns Hopkins, mengatakan kafein adalah antagonis reseptor adenosin.

Adenosine adalah bahan kimia yang membantu mengatur gairah. Ketika berikatan dengan reseptor adenosin, reaksinya membuat kita mengantuk.

Ta

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →