01 Feb 2022 ยท 1.457 dibaca · Hadis Imam Bukhari
No: 2570
Kitab: WASIAT
Bab: Nafkah orang yang mengurus wakaf
ุญูุฏููุซูููุง ููุชูููุจูุฉู ุจููู ุณูุนููุฏู ุญูุฏููุซูููุง ุญูู ููุงุฏู ุนููู ุฃูููููุจู ุนููู ููุงููุนู ุนููู ุงุจููู ุนูู ูุฑู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนูููููู ูุง ุฃูููู ุนูู ูุฑู ุงุดูุชูุฑูุทู ููู ูููููููู ุฃููู ููุฃููููู ู ููู ูููููููู ููููุคููููู ุตูุฏูููููู ุบูููุฑู ู ูุชูู ูููููู ู ูุงููุง
Telah bercerita kepada kami Qutaibah bin Sa'id telah bercerita kepada kami Hammad dari Ayyub dari Nafi' dari Ibnu 'Umar radliallahu 'anhuma bahwa 'Umar memberi persyaratan pada harta yang diwaqafkannya yaitu pengurusnya boleh memakannya, boleh juga memberi makan temannya dan tidak untuk menimbun harta".
Sumber:
Buku Terjemah Shahih Bukhari Lengkap
Penulis Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari