10 Jan 2019 Β· 3.027 dibaca · Aswaja
LADUNI.ID - NU yang merupakan kependekan dari Nahdlatul Ulama bukan sekedar organisasi umum seperti yang selama ini dipelajari di bangku sekolah maupun kuliah atau seminar-seminar. NU merupakan wadah untuk mewadahi dan melestarikan ajaran dan tradisi Ahlusunnah wal Jama'ah. Ajaran yang dibawa, termasuk metodenya dari Para Wali dan Para Ulama bersanad keilmuwan langsung kepada Rasulullah SAW, dari orang ke orang tanpa tersekat buku atau non manusia lainnya. Sehingga keadaban itu bisa tertumbuh dengan sendirinya.
Pengasuh Pesantren Al-Qur’aniyy Solo, KH Abdul Karim, pada saat acara pelantikan pengurus MWCNU Banyudono dan Sholawat, di Desa Jembungan Banyudono, Boyolali, Sabtu (11/10/2014) menyampaikan lima (5) pesan dari Mbah KH. Ali Maksum Krapyak (Rais Aam PBNU 1980 - 1984)
Pertama, yakni al-‘alimu wat ta’alum bi nahdlatil ulama. Bahwa Warga Nahdliyyin mesti mempelajari apa dan bagaimana NU. Untuk itu, jika telah mengaku berkhidmah dan mengalap berkah di NU, maka harus tahu NU itu apa dan bagaim
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+