01 Feb 2022 ยท 1.545 dibaca · Hadis Imam Bukhari
No: 5232
Kitab: SAKIT
Bab: Menjenguk orang sakit dengan berkendaraan dan berjalan
ุญูุฏููุซูููุง ุนูู ูุฑูู ุจููู ุนูุจููุงุณู ุญูุฏููุซูููุง ุนูุจูุฏู ุงูุฑููุญูู ููู ุญูุฏููุซูููุง ุณูููููุงูู ุนููู ู ูุญูู ููุฏู ูููู ุงุจููู ุงูู ูููููุฏูุฑู ุนููู ุฌูุงุจูุฑู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู ููุงูู ุฌูุงุกูููู ุงููููุจูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุนููุฏูููู ููููุณู ุจูุฑูุงููุจู ุจูุบููู ููููุง ุจูุฑูุฐููููู
Telah menceritakan kepada kami 'Amru bin 'Abbas telah menceritakan kepada kami Abdurrahman telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Muhammad yaitu Ibnu Al Munkadir dari Jabir radliallahu 'anhu dia berkata; Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah datang menjengukku tanpa mengendarai bighal (peranakan kuda dengan keledai) dan tidak pula birdzaun (keledai yang asal-usul keturunannya bukan dari Arab)."