Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Inilah Pengertian "Babad" Dalam Sejarah Nusantara

14 Jan 2019 · 83.521 dibaca · Islam Nusantara

Babad secara etimologis berasal dari bahasa Jawa yang berarti “buka, tebang, sejarah, riwayat,”. (Prawiroatmodjo, 1980: 2). Selaras dengan Mangunsuwito (2002: 303) babad juga dapat dimaknai sebagai “hikayat, sejarah, cerita tentang peristiwa yang sudah terjadi”. Babad merupakan salah satu jenis karya sastra Jawa yang digubah dalam rangka kehidupan masyarakat yang bersangkutan serta memilki aspek historis. (Rupadi, 2006: 23). Dalam kenyataanya, babad sebagai hasil kebudayaan mempunyai peranan penting dalam kehidupan masyarakat Jawa, sesuai dengan situasi dan kondisi zamannya. Penyebutan babad di Jawa sama dengan di Madura dan Bali, sedangkan di Sulawesi Selatan dan Sumatera disebut lontara dan di Burma dan Thailand dikenal dengan sebutan kronikel (Soedarsono dalam Sulastin Sutrisno dkk., 1991: 305). Sedangkan secara terminologis, babad merupakan karya sastra yang berkaitan atau yang menceritakan halhal yang berhubungan dengan pembukaan hutan, penobatan penguasa daerah, pendiri kerajaan, pemindahan pusat kerajaan atau pemerintahan, peperangan, adat istiadat,

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →