01 Feb 2022 ยท 1.454 dibaca · Hadis Imam Bukhari
No: 6379
Kitab: DIYAT
Bab: Menuntut hak atau qisas bukan penguasa (Imam)
ุญูุฏููุซูููุง ุฃูุจูู ุงููููู ูุงูู ุฃูุฎูุจูุฑูููุง ุดูุนูููุจู ุญูุฏููุซูููุง ุฃูุจูู ุงูุฒููููุงุฏู ุฃูููู ุงููุฃูุนูุฑูุฌู ุญูุฏููุซููู ุฃูููููู ุณูู ูุนู ุฃูุจูุง ููุฑูููุฑูุฉู ููููููู ุฅูููููู ุณูู ูุนู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููููููู ููุญููู ุงููุขุฎูุฑูููู ุงูุณููุงุจูููููู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู
Telah menceritakan kepada kami Abul yaman telah mengabarkan kepada kami Syu'aib telah menceritakan kepada kami Abu Az Zanad, bahwasanya Al A'raj menceritakan kepadanya, bahwa Abu Hurairah berkata; dirinya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Kami adalah orang-orang terkemudian (generasi pungkasan) di dunia, namun menjadi orang-orang pemula (angkatan pemula) yang masuk surga di hari kiamat."