01 Sep 2022 · 2.606 dibaca · Buletin Jumat
Buletin Jumat Laduni.ID resmi untuk dicetak jarak jauh.
Laduni.ID, Jakarta - Dalam kalender Hijriyah terdapat dua belas bulan yang diawali dengan bulan Muharram dan diakhiri dengan bulan Dzulhijjah. Dalam kalender Hijriyah terdapat satu bulan yang disebut bulan Safar yaitu bulan kedua dalam hitungan kalender Hijriyah setelah bulan Muharram.
Dalam sejarahnya penamaan Safar sebagaimana yang dijelaskan dalam Tafsir Ibnu Katsir adalah keadaan penduduk Arab pada bulan ini selalu sepi dan sunyi dalam arti sepinya rumah-rumah mereka karena orang-orang keluar meninggalkan rumah untuk perang dan bepergian. Ibnu Katsir menjelaskan dalam sebagai berikut:
صَفَرْ: سُمِيَ بِذَلِكَ لِخُلُوِّ بُيُوْتِهِمْ مِنْهُمْ، حِيْنَ يَخْرُجُوْنَ لِلْقِتَالِ وَالْأَسْفَارِ
“Safar: dinamakan dengan nama tersebut, karena sepinya rumah-rumah mereka dari mereka, ketika mereka keluar untuk perang dan bepergian”. (Ibnu Katsir, Tafsir Ibnu Katsir, [Darut Thayyibah, 1999], juz IV, halaman 146).
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+