09 Jun 2023 · 2.645 dibaca · Hikmah terkait hadis
Laduni.ID, Jakarta - Dalam melakukan analisis keilmuan diperlukan kecerdasan dan ketenangan agar bisa mendapat kebenaran yang memuaskan. Tak perlu berlebihan dalam memahami suatu pernyataan yang mungkin berbeda secara nalar umum. Apalagi terkait dengan suatu keterangan yang datangnya dari Nabi Muhammad SAW. Misalkan dalam Hadis berikut ini;
كُلُّ أُمَّتِي مُعَافًى إِلَّا الْمُجَاهِرِيْنَ
“Setiap umatku diampuni, kecuali yang mengumbar dosanya.” (HR. Bukhari Muslim)
Secara umum orang yang telah melakukan dosa kemudian mengaku dan menyampaikan secara jujur kepada orang lain, ini dianggap baik. Tetapi secara tidak langsung sikap ini justru sebaliknya, akan berdampak negatif bagi orang lain. Dengan kata lain dosa yang telah dilakukannya akan menjadi inspirasi bagi orang lain untuk tergerak juga atau penasaran ingin melakukannya.
Misalkan ada orang tua yang secara terang-terangan bercerita tentang dosa-dosa masa lalu kepada anaknya. Sekilas mungkin ini dianggap agar anaknya tidak meniru ke
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+