Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Kajian Kritis Seputar Dalil Tradisi Rebo Wekasan

13 Sep 2023 · 2.037 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Salah satu tradisi yang masih melekat di Nusantara sampai saat ini adalah Rebo Wekasan, yaitu hari Rabu terakhir dari bulan Safar. Pada hari Rabu terakhir di bulan Safar ini diyakini sebagian masyarakat terkait dengan turunnya banyak malapetaka. Malapetaka yang mungkin terjadi pada siapa saja. Sehingga hari Rabu tersebut dikatakan sebagai “hari sial”.

Tak hanya di bumi Nusantara saja, di beberapa belahan dunia yang lain, keyakinan tersebut juga dipercaya. Banyak cara yang dilakukan untuk terhindar dari malapetaka tersebut. Mulai dari cara yang sederhana hingga beberapa ibadah khusus dilakukan demi keselamatan dari “malapetaka”.

Sebagai seorang Muslim yang terus belajar, tentunya tidak salah jika kita tidak bisa begitu saja mempercayai hal semacam tradisi Rebo Wekasan. Apalagi adanya informasi tentang turunnya malapetaka yang tidak kasat mata atau ghaib itu. Al-Munawi dalam kitab Faidhul Qodir mengutip perkataan Al-Hafidz Ad-Dimyathi mengenai hal tersebut,

 وَهَذَا الْعِلْمُ لَا يَدْر

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →