Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Yasin Abdul Ghoni, Muassis Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Yasin Abdul Ghoni, Muassis Pondok Pesantren Al-Yasini Pasuruan

lahir 1827 M · 4.482 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH. Yasin Abdul Ghoni merupakan putra dari KH. Abdul Ghoni dan Nyai Sauna. Beliau dilahirkan di Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Beliau dilahirkan pada pertengahan abad ke-19 tepatnya pada tahun 1827 M.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Wafat
1.3  Riwayat Keluarga

2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1  Mengembara Menuntut Ilmu
2.2  Guru-Guru Beliau
2.3  Mendirikan Pondok Pesantren

3.    Penerus Beliau
3.1  Anak-anak Beliau
3.2  Murid-murid Beliau

4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
4.1  Karier Beliau

5.    Referensi

 

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir

KH. Yasin Abdul Ghoni merupakan putra dari KH. Abdul Ghoni dan Nyai Sauna. Beliau dilahirkan di Dusun Areng-areng, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Beliau dilahirkan pada pertengahan abad ke-19 tepatnya pada tahun 1827 M.

1.2 Wafat

KH. Yasin bin Abdul Ghoni wafat  pada tahun 1951, beliau dimakamkan di komplek pemakaman keluarga besar pondok pesantren terpadu Al-Yasini, Pasuruan.

1.3 Riwayat Keluarga

Beberapa tahun setelah menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren, KH. Yasin Abul Ghoni menikah dengan Ibu Nyai Husna. Dari pernikahannya, beliau di karuniani dua anak putra dan dua anak putri. Anak pertama beliau bernama Hj. Ruqoiyah, yang kedua H. Nur Yasin, yang ketiga Ibu Nyai Masmunikha, dan anak terakhir beliau bernama KH. Imron Fatchullah yang merupakan ayahanda dari KH. A. Mujib Imron, SH. MH, pengasuh pondok pesantren terpadu Al-Yasini saat ini.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

Awal mula pendidikan KH. Yasin Abdul Ghoni dimulai dari lingkup keluarganya. Karena semasa kecilnya KH. Yasin Abdul Ghoni di didik langsung oleh Ayahanda KH. Abdul Ghoni dan Ibunda Nyai Sauna. Kemudian beliau melanjutkan pendidikannya di pondok pesantren Cangaan Bangil. Setelah lulus dari pondok pesantren Cangaan Bangil, beliau melanjutkan pendidikannya di Pondok pesantren Buduran Sidoarjo.

2.2 Guru-Guru Beliau

  1. KH. Abdul Ghoni 
  2. Ibunda Nyai Sauna
  3. KH. Abdul Latif
  4. KH. R. Mohammad Abbas

2.3 Mendirikan Pondok Pesantren

Pondok pesantren terpadu Al-Yasini berdiri pada tahun 1940, yang didirikan oleh KH. Yasin Abdul Ghoni. Awal mulanya pesantren ini hanya terdapat empat bilik kecil yang terletak di sebelah utara mushola timur yang dikelilingi hutan dan perkebunan lebat. Sekarang menjadi pemukiman santri putri. Kegiatan pesantren mulanya dalam bentuk pengajian yang di selenggarakan di mushola yang di ikuti oleh santri yang mukim dan masyarakat santri yang tinggal di sekitar pesantren. Karena pada saat itu, sebagian besar santri belajar dengan berangkat dari rumah atau istilah jawanya mosengan.

Nama pondok pesantren terpadu Al-Yasini mulanya adalah pondok pesantren Miftahul Ulum.  Sejak tahun 1990 M, oleh pengasuh generasi ketiga, KH. A Mujib Imron, SH., MH., yang akrab di panggil Gus Mujib, nama pondok pesantren Mi

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+