Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Isi Qur'an - Sejarah (Kenabian, Sahabat, Umat Manusia Terdahulu)

Menakar Keabsahan Azar sebagai "Ayah" Nabi Ibrahim

20 Oct 2023 · 1.737 dibaca · Isi Qur'an - Sejarah (Kenabian, Sahabat, Umat Manusia Terdahulu)

Laduni.ID, Jakarta - Nabi Muhammad SAW merupakan utusan Allah yang lahir dan besar di bawah asuhan suku mulia, yaitu Quraisy. Satu-satunya suku yang paling unggul dan maju dibanding suku-suku yang lain. Selain Allah menjaga akhlak nabi agar terbebas dari kejahatan, di sisi yang lain Allah juga menjaga darah silsilahnya agar tidak terkontaminasi dengan darah yang buruk atau kafir. Jika ditarik ke atas, silsilah Nabi Muhammad akan terhubung kepada Nabi Ibrahim. Dan hal ini tidak bisa terbantahkan kebenarannya.

Nabi Ibrahim adalah satu-satunya nabi yang pernah melakukan  pengembaraan spritual mencari Tuhan yang sejati, Tuhan yang tidak tenggelam ke ufuk barat seperti matahari, Tuhan yang tidak lapuk ketika pagi datang seperti bulan. Tuhan yang dicari adalah Tuhan yang selalu ada dan tidak terikat dengan siang dan malam. Nabi Ibrahim juga mengkritik teologi kaumnya yang menuhankan berhala buatan tangan sendiri.

Kita tahu di dalam banyak rujukan, bahwa Nabi Ibrahim merupakan putra Azar bin Nahur bi Saruh bin Ra’u bin Falij bin Abir bin Syalih bin Arfakhsy

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →