28 Nov 2023 · 944 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta - Pembahasan seputar perempuan selalu menjadi topik yang menarik untuk diulas. Sebab, selama ini dalam pandangan kalangan konservatif, perempuan masih dianggap sebagai makhluk kedua setelah laki-laki.
Dalam kajian-kajian keagamaan, perempuan dinilai lebih rendah dari laki-laki karena ia diciptakan untuk memenuhi kebutuhan Adam yang notabene merupakan makhluk yang ditakdirkan untuk “mengurus” bumi sebagai khalifah.
Anggapan ini kemudian menjadi meluas setelah adanya “kampanye” yang dilandaskan dengan kitab suci. Misalnya, seperti para mufassir klasik Muslim yang memunculkan statemen bahwa perempun adalah sumber fitnah dan merupakan cobaan bagi kalangan Muslim.
Perempuan acapkali ditandai sebagai biang keladi merosotnya keimanan seorang Muslim. Tidak hanya Islam, agama Kristen juga menganggap orang yang paling bertanggung jawab atas jatuhnya Adam dari surga adalah Hawa. Oleh sebab itu, bagi mereka, perempuan dianggap membahayakan religiusitas.
Berawal dari anggapan sinis inilah, kemudian perempuan har
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+