01 Jan 2024 ยท 852 dibaca · Hadis Imam Muslim
No: 1139
Kitab: SHALATNYA MUSAFIR DAN PENJELASAN TENTANG QASHAR
Bab: Bolehnya menjamak antara dua shalat saat safar
ุญูุฏููุซูููุง ููุญูููู ุจููู ููุญูููู ููุงูู ููุฑูุฃูุชู ุนูููู ู ูุงูููู ุนููู ููุงููุนู ุนููู ุงุจููู ุนูู ูุฑู ููุงูู ููุงูู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฅูุฐูุง ุนูุฌููู ุจููู ุงูุณููููุฑู ุฌูู ูุนู ุจููููู ุงููู ูุบูุฑูุจู ููุงููุนูุดูุงุกู
Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya, katanya; Aku pernah menyetorkan hapalan di hadapan Malik dari Nafi' dari Ibnu Umar katanya; "Ketika beliau melakukan perjalanan dengan terburu-buru, maka Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menjamak antara shalat Magrib dan Isya'."
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+