01 Jan 2024 ยท 1.017 dibaca · Hadis Imam Muslim
No: 1553
Kitab: JENAZAH
Bab: Teguran keras dari malakukan ratapan atas mayit
ุญูุฏููุซูููุง ุฅูุณูุญููู ุจููู ุฅูุจูุฑูุงูููู ู ุฃูุฎูุจูุฑูููุง ุฃูุณูุจูุงุทู ุญูุฏููุซูููุง ููุดูุงู ู ุนููู ุญูููุตูุฉู ุนููู ุฃูู ูู ุนูุทููููุฉู ููุงููุชู ุฃูุฎูุฐู ุนูููููููุง ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููู ุงููุจูููุนูุฉู ุฃููููุง ุชูููุญููู ููู ูุง ููููุชู ู ููููุง ุบูููุฑู ุฎูู ูุณู ู ูููููููู ุฃูู ูู ุณูููููู ู
Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Ibrahim telah mengabarkan kepada kami Asbath telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Hafshah dari Ummu 'Athiyah ia berkata; "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam telah membai'at kami untuk tidak melakukan Niyahah (meratapi mayit). Maka tidak seorang wanita pun dari kami yang wafat (lalu kami meratapinya) kecuali lima orang, termasuk di antaranya adalah Ummu Sulaim."
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+