01 Jan 2024 ยท 898 dibaca · Hadis Imam Muslim
No: 2150
Kitab: HAJI
Bab: Bolehnya tamattu'
ู ุญูุฏููุซูููุง ููุชูููุจูุฉู ุจููู ุณูุนููุฏู ุญูุฏููุซูููุง ุฌูุฑููุฑู ุนููู ููุถููููู ุนููู ุฒูุจูููุฏู ุนููู ุฅูุจูุฑูุงูููู ู ุงูุชููููู ูููู ุนููู ุฃูุจูููู ููุงูู ููุงูู ุฃูุจูู ุฐูุฑูู ุฑูุถููู ุงูููููู ุนููููู ููุง ุชูุตูููุญู ุงููู ูุชูุนูุชูุงูู ุฅููููุง ููููุง ุฎูุงุตููุฉู ููุนูููู ู ูุชูุนูุฉู ุงููููุณูุงุกู ููู ูุชูุนูุฉู ุงููุญูุฌูู
Dan Telah meceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa'id Telah menceritakan kepada kami Jarir dari Fudlail dari Zubaid dari Ibrahim At Tamimi dari bapaknya ia berkata, Abu Dzar radliallahu 'anhu berkata; "Tidak diperbolehkan dua Mut'ah, kecuali khusus bagi kami (dahulu), yaitu Mut'atun Nisa` (nikah mut'ah) dan Mut'atul Hajji (haji tamattu').
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan โ tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+