22 Jan 2019 · 1.378 dibaca · Ekonomi
LADUNI.ID,JAKARTA -- Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BP3) Kementerian Perdagangan Kasan Muhri menilai, pelemahan ekonomi Cina tentu memberikan dampak terhadap ekonomi Indonesia secara makro, terutama kinerja ekspor. Sebab, Cina merupakan salah satu pasar utama komoditas dan produk jadi dari Indonesia.
Kasan mengatakan, Cina merupakan negara tujuan ekspor nonmigas pertama bagi Indonesia. Pangsanya sebesar 15 persen dari total ekspor nonmigas di Indonesia sepanjang 2018.
"Kondisi ini membuat gejolak ekonomi di Negeri Tirai Bambu tersebut tidak lepas dari pantauan kita," tuturnya kepada Republika.co.id, Selasa (22/1).
Sementara itu, berdasarkan fakta-fakta empiris selama ini, ekspor Indonesia bersifat demand driven. Artinya, perkembangan ekonomi negara tujuan ekspor sangat mempengaruhi kinerja ekspor Indonesia.
Oleh karena itu, Kasan mengatakan, pelemahan perekonomian Cina tentu akan berdampak pada permintaan barang-barang impor Cina. Khususnya, komoditas yang berupa bahan baku seperti crud
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+