22 Jan 2019 · 1.339 dibaca · Internasional
LADUNI.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui lima Kementerian sepakat menunda proses rekam biometrik oleh Visa Vacilitation Service (VFS) Tasheel. Kesepakatan itu diambil setelah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Agama (Kemenag), Kementerian Komunikasi Informasi (Kominfo) dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) rapat di kantor di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
“Semua peserta rapat sepakat agar persyaratan biometrik untuk mengurus visa haji dan umrah di tunda,” kata Direktur Jendral dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendgari Zudan Arif Fakrullah saat dihubungi Republika.co.id, Selasa (21/1).
Zudan menuturkan rapat membahas khusus tentang masalah VFS Tasheel yang melakukan perekaman biometrik kepada calon jamaah umrah dan haji yang digelar sejak pukul 09.00 WIB dan baru selesai setelah waktu jam makan siang di ruang rapat Deputi Bidang Kerja Sama BKPM. “Rapat baru saja selesai,” ujarnya.
Zudan memastikan setelah r
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+