Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Sejarah

Tahun 1944 M: Upaya Diplomasi KH. Abdul Wahid Hasyim dengan Intelijen Jepang

23 Jan 2019 · 5.107 dibaca · Sejarah

Laduni.ID, Jakarta – Rijal Mumazziq Z, ketua PCNU Surabaya menerangkan bahwa dalam buku Berangkat dari Pesantren karya KH. Saifuddin Zuhri dijelaskan bagaimana Jepang berusaha menguasai para kyai pesantren dengan menempatkan perwira intelijen Muslim untuk memantau ulama, terutama di Jawa. Salah satu keluarga yang sangat diawasi oleh Jepang secara rahasia adalah keluarga KH. M. Hasyim Asy'ari. Salah satu agen Jepang yang bernama Abdul Hamid Ono, seorang Muslim Jepang yang menikahi seorang perempuan asal Gresik, diberi tugas khusus untuk mengawasi ulama terkemuka ini bahkan sebelum Jepang tiba. Ono juga secara rutin menghadiri pengajian di Tebuireng. Meskipun tutur katanya halus, sikapnya santun, dan ia terampil dalam pergaulan, Kyai Saifuddin menggambarkan bagaimana Ono memantau ulama tersebut secara ketat.

Dalam buku Berangkat dari Pesantren tersebut, Kyai Saifuddin juga mengisahkan peristiwa di mana Kyai Wahid Hasyim, yang saat itu berada di Jakarta sebagai pejabat Shumubu (cikal bakal Kementerian Agama), dikunjungi oleh seorang kya

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →