13 Mar 2024 Β· 2.618 dibaca · Lokasi Ziarah
Daftar Isi
1. Profil
2. Guru-Guru
3. Lokasi Makam
4. Haul
5. Motivasi Ziarah Menurut Syekh Nawawi Al-Bantani
6. Oleh-Oleh
7. Referensi
1. Profil
KH. Masrochan lahir pada 30 September 1965 adalah salah satu contoh santri yang taat terhadap guru dan tekun membina masyarakat. Atas perjuangan tersebut, beliau berhasil mendirikan Pesantren Durrotu Ahlissunnah Waljamaah (Durrotu Aswaja/PPDA) di Desa Banaran, Gunungpati, Kota Semarang. Kyai Masrochan yang sudah boyong dari pondok menikah dengan warga Banaran dan mulai mengamalkan ilmunya dengan mengajar di teras rumah dan di mushala yang ada di Desa Banaran.
Kyai Masrochan pernah mondok di Pesantren Brumbungan Mranggen di bawah asuhan KH. Ibrahim terus melanjutkan di Kyai Masruhan Mranggen. Lalu beliau bertemu dengan KH. Syaikhun di Pasar Mranggen. Kemudian oleh
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+