Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Fadhilah, Keutamaan, dan Hikmah Haji

Hikmah Diperintahkannya Thawaf Tujuh Kali Putaran Mengelilingi Kakbah

05 Jun 2024 · 1.470 dibaca · Fadhilah, Keutamaan, dan Hikmah Haji

Laduni.ID, Jakarta - Mungkin ada yang iseng bertanya, mengapa thawaf itu harus mengelilingi Kakbah, bukan yang lain?  

Di dalam kitab ‘Aunul Ma’bud, terdapat riwayat Hadis yang berbunyi:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا جُعِلَ الطَّوَافُ بِالْبَيْتِ وَبَيْنَ الصَّفَا وَالْمَرْوَةِ وَرَمْيُ الْجِمَارِ لِإِقَامَةِ ذِكْرِ اللَّه

“Dari Aisyah, ia berkata; Rasulullah SAW bersabda: ‘Sesungguhnya dijadikannya thawaf di Kakbah, antara Shafa dan Marwah serta melempar jumrah adalah untuk menegakkan dzikir kepada Allah.’” (HR. Abu Dawud)

Hadis tersebut dijelaskan, sebagaimana pandangan Al-Munawi, bahwa yang dimaksud dzikir di atas adalah syi’ar ibadah haji.

Lalu kenapa harus dengan bilangan tujuh kali putaran?

Dalam kitab Nihayatul Muhtaj dengan mengutip sebagian pandangan ulama, Imam Romli menjelaskan berikut:

قال بعض الأعاظم: حكمة هذا العدد أنه لما كان للوترية اثر عظيم في ال

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →